Sebetulnya lebih tepat kalau artikel ini dibaca cowok sih,,,

Tapi ya kalau ada cewek yg mau baca sh terserahlah

____________ _________ _________ _________ _________ ____

copy-of-halloween-minx
Bagaimana kalau pasanganmu mempunyai masa lalu yang kelam,,,
Sanggupkah kau menerima dia apa adanya?

Apabila pasanganmu sering gonta-ganti pacar,,,,

Apabila pasanganmu pernah terikat obat-obatan, ,,

Apabila pasanganmu sudah tidak perawan lagi,,,,

Apabila pasanganmu free sex,,,bahkan ganti-ganti pasangan

Apabila pasanganmu sudah mempunyai anak dari pasangan sebelumnya

Apabila pasanganmu terkena penyakit kelamin

SANGGUPKAH KAU MENERIMA DIA APA ADANYA?

SANGGUP????

APA????

KATAMU SANGGUP????

Bagus2,,,,

Tapi bagaimana dengan yang ini…..

____________ _________ _________ _________ _________ _

MUNGKIN kejadian di Bangli yang satu ini perlu menjadi pelajaran bagi masyarakat Bali. Terutama jika berkenalan lewat SMS nyasar dan berlanjut menjalin cinta kilat hingga ke jenjang pelaminan. Masalahnya, wanita yang dinikahi bukannya seorang istri yang didambakan, melainkan seorang bencong yakni wajah manis bak wanita ayu tetapi berjenis kelamin laki-laki.

Sebagaimana dialami I Ketut Bud (30), warga Pinggan, Kintamani, yang baru sadar dan merasa tertipu setelah usia perkimpoiannya berlangsung satu bulan dengan Ketut Nik asal Kunyit, Kecamatan Rendang, Karangasem. Kisah cintanya berawal dari cinta kilat lantaran SMS nyasar. Bud yang mendapatkan SMS nyasar dari Ketut Nik dua bulan lalu, tanpa berpikir panjang langsung janjian dan menginap di rumah Ketut Nik.

Mungkin malam pertama menginap Bud melaluinya tanpa ada adegan layak sensor. Naas, tiga minggu kemudian Bud langsung memutuskan untuk menikahi Nik. Dengan upacara layaknya masyarakat Bali umumnya serta disaksikan warga dan adat Pinggan. Rupanya, selama perkimpoiannya itu keduanya tak pernah melakukan hubungan badan layaknya suami-istri. Bud pun tak menyadari siapa yang diajak menikah.

Sekitar satu minggu lalu, tanpa disengaja ada warga Karangasem yang kebetulan kenal dengan salah satu warga Pinggan menanyakan status Nik menikah di Pinggan itu. Apakah nyentana ataukah lainnya. Alangkah terkejutnya warga Pinggan begitu mendapat informasi bahwa Nik sejatinya bukan berjenis kelamin perempuan, melainkan seorang laki-laki. Lebih terkejut lagi keluarga Bud. Langsung memeriksakan Nik ke puskesmas terdekat diantar seorang bidan desa. Upaya memeriksakan kelamin Nik gagal, lantaran Nik sendiri menolak membuka celana. Akibatnya, Nik dikembalikan kepada orangtuanya.

Bendesa Adat Pinggan Drs. I Nengah Seden, Senin (5/1) kemarin mengakui hal itu. Dirinya sendiri yang langsung mengembalikan Nik kepada orangtuanya tiga hari lalu. Pihaknya mengakui peristiwa ini untuk pertama kalinya terjadi dan pihak keluarga serta masyarakat merasa tertipu.

Bud sama sekali tidak tahu Nik yang dinikahi secara adat ternyata berjenis kelamin laki-laki. Selama menikah Bud tak pernah berhubungan badan. Setiap akan diajak berhubungan badan, Nik menolak dengan halus dengan kata-kata besok saja. Penolakan itu pun dengan alasan sama terus berlangsung hingga akhirnya kedok Nik terungkap.

Sumber : Balipost.com

____________ _________ _________ _________ __

Terimalah pasanganmu apa adanya,,,

Apapun kekurangannya, ,,

Selama dia wanita tulen,,bukan wanita jadi2an,,,ataupun hasil operasi

About Genius

alexboy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s